Kamis, 31 Desember 2009

Pertanian Organik...apa tuh??

Salah satu produk makanan sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian yang dipilih oleh para vegan/vegetarian adalah produk yang berdasarkan pengolahan organik. Menurut definisi yang ada (USDA Consumer Brochure), produk pertanian organik adalah produk yang dihasilkan dengan mengutamakan penggunaan sumber-sumber terbarukan (renewable resources ) serta terdapat konservasi lahan dan air untuk meningkatkan kualitas lingkungan bagi generasi mendatang. Definisi lain menurut organic-nature-news.com, produk organik adalah produk yang dihasilkan tanpa memakai pestisida, pupuk kimia, hormon, antibiotik maupun bahan2 kimia tambahan lainnya dan diharapkan setidaknya 95% menggunakan bahan-bahan organik.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa produk pertanian organik adalah suatu sistim pengolahan pertanian yang mendukung penghijauan dengan memperhatikan ekologikal produksi, biodiversitas, siklus biologikal dan aktivitas biologikal tanah sehingga tidak merusak tanah pertanian.

Perubahan pola makan dan cara kita bertani khususnya secara organik akan dapat menyediakan makanan yang cukup bagi penduduk di seluruh dunia, karena makanan organik memerlukan lebih sedikit energi, tetapi sering kali memberi hasil yang lebih banyak dan secara dramatis mengurangi pelepasan nitro oksida, salah satu gas rumah kaca berbahaya yang diperkirakan 300 kali lebih kuat dari CO2.

Produk organik ini pada awalnya dikembangkan di daratan Eropa oleh beberapa kelompok petani kecil dan produknya hanya tersedia di toko-toko kecil atau pasar petani. Namun, sejak awal tahun 90-an, produk tanaman organik telah berkembang dengan pesat dengan tingkat pertumbuhan 20% per tahun, jauh lebih tinggi dari industri makanan lainnya.

Saat ini, penjualan produk makanan organik telah mencapai 2% dari seluruh penjualan yang berasal dari industri makanan. Diharapkan pertumbuhan ke depan, produk makanan organik ini akan mencapai tingkat 10% – 50% pertumbuhan per tahun.

Alasan utama konsumen produk organik adalah kesehatan dan kelestarian alam. Karena tidak terdapat residu kimia dari produk organik, sehingga dari sisi kesehatan banyak dikaitkan dengan pencegahan akibat-akibat sampingan dari bahan kimia, seperti pencegahan pertumbuhan sel kanker dan tumor, memperlancar fungsi pencernaan, dan lain-lain.

Kaum vegan/vegetarian yang sangat memperhatikan proses produksi suatu produk makanan dan pada umumnya menghindari adanya pembunuhan makhluk hidup sekecil apapun serta pertimbangan faktor penghijauan, lebih memilih produk organik daripada non-organik.

Keberhasilan dalam tanaman organik sangatlah berkaitan erat dengan proses alam, sehingga langkah pertama yang harus diketahui adalah bagaimana mengenali proses alam, kapan beralihnya musim, bagaimana menjaga kesuburan tanah agar tetap bersifat organik, bagaimana bertoleransi dengan hama tanaman dan menghindarinya secara alamiah, kapan menabur benih dan kapan menuai hasilnya. Semuanya itu menunjukkan kemampuan kita bersahabat dengan alam, mengenali alam secara baik. Dengan sendirinya keberhasilan bercocok tanam organik akan optimal apabila kita sudah mampu bersahabat dengan alam. Pelajari juga dari petani organik lain teknik bersahabat dengan alam untuk menunjang keberhasilan dalam pertanian organik ini.

Proses Sertifikasi Organik

Produk organik pada umumnya hanya mengandung unsur-unsur organik yang dinyatakan bebas dari penyedap buatan, tidak menggunakan proses yang berkaitan dengan unsur kimiawi, dan juga bebas dari kandungan organisme genetik yang termodifikasi (genetically modified organism).

Karena dikaitkan dengan faktor penghijauan, beberapa negara yang menerbitkan sertifikat organik juga mempersyaratkan proses produksi menggunakan teknologi hemat energi dan ramah lingkungan, termasuk pemakaian bahan daur-ulang atau standar bahan yang termasuk biograde untuk pembungkusnya. Sehingga, proses sertifikasi suatu produk untuk dapat dinyatakan sebagai produk organik sangatlah penting. Sertifikasi inilah yang menentukan suatu produk dapat diimpor masuk oleh negara tertentu dengan pemasangan label organik.

Sertifikasi produk organik harus memenuhi syarat penanaman dan proses produksi sesuai standar yang ditetapkan oleh negara di mana produk itu dijual. Beberapa badan sertifikasi yang terdapat di negara-negara yang sering menjadi tujuan ekspor produk organik, antara lain:

- Amerika Serikat: National Organic Program (NOP) Standards

- Australia: NASAA Organic Standard – Kanada: Canada Gazette, Government of Canada

- European Union: EU-Eco-regulation ; International Federation of Organic Agriculture Certification (IFOAM)

- Sweden: KRAV

- United Kingdom: Organic Farmers and Growers Organic Standards and the Soil Association

- India: NPOP, (National Program for Organic Production)

- Japan: JAS Standards

Di Indonesia, belum ada lembaga yang secara internasional terakreditasi melakukan sertifikasi organik terhadap produk pertanian. Untuk menghubungi lembaga sertifikasi organik Internasional yang memiliki kantor di Indonesia, dapat menghubungi Control Union World Group (http://www.controlunion.com) yang berkantor pusat di Belanda. Kantor representativenya di Indonesia beralamat di Jl. Kramat No. 3A, Cilandak Timur, Jakarta Selatann T: +62 21.788 42016 F: +62 21.788 42017 E:indonesia@controlunion.com

Rasa dan Nilai Nutrisi

Kajian yang pernah dilakukan oleh Catherine Paddock, dalam laporannya “Organic Food Is More Nutritious” yang dimuat di Medical News Today, Oct. 2007 (http://www.medicalnewstoday.com/articles/86972.php ) menemukan bahwa sayur-sayuran dan buah-buahan organik mengandung antioksidan 40% lebih tinggi daripada sayur-sayuran dan buah-buahan biasa.

Kajian lainnya juga pernah dilakukan oleh Washington State University bahwa apel organik lebih manis dan lebih renyah dibandingkan dengan apel biasa. Dan kajian terbaru yang dipublikasikan pada bulan Maret 2008 oleh The Organic Center ( http://www.organic-center.org/), menyatakan bahwa makanan organik mengadung nilai nutrisi 25% lebih tinggi dari makanan biasa.

Prospek Usaha

Produk Organik Produk organik yang dijual di Indonesia masih terbilang cukup mahal, karena kebanyakan produk ini masih diimpor dari luar negeri. Beberapa produk organik yang masih diimpor seperti biji-bijian, sereal, beras, obat-obatan, kosmetik, dan lain-lain.

Meskipun produk organik masih tergolong mahal karena produksinya yang masih minim dan prosesnya yang lebih rumit dibandingkan dengan produk biasa, namun permintaan terhadap produk organik meningkat cukup tajam, dan jauh lebih tinggi dari industri makanan pada umumnya baik di negara berkembang maupun negara yang sedang berkembang.

Produk makanan organik memperhitungkan 2% dari total penjualan seluruh produk makanan di seluruh dunia. Penjualan makanan organik dunia meningkat dari USD 23 Milliar di tahun 2002 menjadi USD 40 Milliar di tahun 2006 (The Global Market for Organic Food & Drink”. Organic Monitor (2006). Retrieved on 2007-11-13 (www.organicmonitor.com), sedangkan pertumbuhannya sebesar 20% per tahun sejak awal 1990-an dan diperhitungkan pertumbuhan masa akan datang bisa mencapai 50% per tahun.

Tentunya dengan pertumbuhan yang demikian pesat dan semakin banyaknya warga dunia yang peduli akan masalah perubahan iklim dan beralih menjadi vegan/vegetarian serta peduli terhadap masalah lingkungan hidup, maka produk organik ini tentu bisa menjadi peluang bisnis yang sangat besar di Indonesia.

Rabu, 30 Desember 2009

Diabet VS Meliea Organik

Obat Diabetes - Herbal Organik Untuk Diabetes - Sangat Sempurna Sebagai Obat penyembuh Alami Untuk Penyakit Diabetes - Ramuan Tradisional Untuk Diabetes Melitus

MELILEA Green Field Organik (GFO) di Formulasi dari 28 Macam Sayuran, Buah-buahan dan biji-bijian yang di tanam di ladang Organik sertifikat bintang 5. Sangat ampuh sebagai Makanan untuk merawat individu yang menghidap penyakit diabetes sekaligus mengobati penyakit Diabetes yang sudah di rasakan manfaatnya dengan puluhan kesaksian bergambar -- Sangat Nyata dan Jelas! Bisa di lihat kesaksiannya di sini

Diabetes bukan hanya penyakit yang di akibatkan oleh karena kebiasaan mengkonsumsi gula berlebihan, diabetes terjadi adalah karena pola makan yang banyak mengandung glukosa (yg tidak hanya terdapat di dalam gula putih saja) Misalnya, salah satunya adalah karena terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat.

NASI Penyebab Diabetes
Nasi, salah satu sumber karbohidrat, mengandung glukosa dalam jumlah banyak. Indonesia, dengan makanan pokok utamanya nasi, menduduki posisi keempat dalam hal penderita diabetes terbanyak di dunia. Beberapa makanan lain khas Indonesia seperti dodol dan manisan juga mengandung banyak glukosa. Beberapa panganan manis dari luar negeri seperti roti, puding, dan sirup juga dapat merupakan salah satu penyebab keberadaan 'pengamputasi' ini.

Jika Nasi salah satu faktor yang dapat menyebabkan diabetes, maka mungkinkah kita di sembuhkan dengan obat/herbal/atau Obat-obatan lainnya jika kita masih banyak mengekonumsi Nasi yang berlebihan atau kebiasaan dengan pola makan yang buruk? ironisnya individu yang menghidap penyakit diabetes umumnya memiliki selera makan yang sangat tinggi -- Di sinilah Peran MELILEA GFO sebagai Obat ampuh menyembuhkan diabetes karena di formulasi khusus sebagai pengganti makan nasi sekaligus makanan bersih bebas pencemaran yang dapat membuang racun/toksin dari dalam tubuh melalui Organ-organ penyaringan (Usus, Liver, Ginjal, Kulit & Rahim)

jerawat oh jerawat

ini ni testimonial konsumen produk organik melilea rangkaian outter dan inner beauty series-nya




My acnes....

hehehehehehehe
bagi yang bermasalah dengan jerawat...ni ada solusi amanya
ni bukti pemakaian inner and outer beauty dr melilea organik




itu sebelumnya liat aja banyak yg bertenggger di pipi tp stlh 3minggu pemakaian inner and outer liat bedanya....hehehehe beda banget yah

Senin, 28 Desember 2009

Toxin tubuh!!!

Apakah anda bersih dari dalam?

Tahukah anda 90% dari segala penyakit hari ini bermula dari dalam kolon (usus besar)
Coba anda lihat gambar dibawah ini







Gambar diatas adalah bentuk dari toksin yg berasal dari bahan kimia yg tidak bisa dicerna oleh usus kita, akhirnya mengendap selama bertahun tahun didalam usus besar kita, mengapa itu terjadi?


Ada 4 faktor penyebabnya

Pencemaran pertanian, makanan hari ini yg kita makan tercemar oleh pupuk-pupuk kimia dan pestisida, pada jaman padi masih dipanen 1 tahun sekali, usia manusia bias mencapai 100 tahun, karena mereka tidak menggunakan pupuk kimia dan pestisida

Pencemaran Peternakan, usia ayam yg siap di panen sekarang 28 hari, itu karena di suntik hormon pertumbuhan, diberi makan ekstrak kimia, dan disuntik antibiotic, lewat ayam yg kita makan tersebut kimia-kimia tersebut masuk ketubuh kita, akibatnya menjadi sakit dan cepat tua.

Pencemaran pengawet, hari ini kita telah maengkonsumsi makanan yg telah diawetkan, bahan-bahan kimia pengawet, juga perasa dan pewarna tiruan, yg ikut termakan oleh kita dan menimbulkan penyakit, dan memyebabkan tubuh kita cepat menua.

Pencemaran Air, untuk menjernihkan air digunakan Chlorine yg bersifat karsinogenik (memicu kanker).

Itulah kenyataan hari ini, semakin lama usia kita semakin banyak toksin yg terakumulasi dan mengendap di kolon (usus besar) kita. Dan bagaimana cara mengatasinya?

memperkenalkan melilea greenfield organic pembersih kolon dari bahan organik bintang 5 yg bisa mengatasi konstipasi, fatigue, masalah kulit, masalah penuaan sekaligus meningkatkan energi dan melangsingkan tubuh.